Wabah yang disebabkan
oleh virus Corona sedang menjadi perbincangan dan perhatian dunia karena
penyakit yang ditimbulkannya pada kondisi tertentu dapat menyebabkan kematian,
mempengaruhi berbagai aktifitas dalam berbagai bidang baik kesehatan, ekonomi, pariwisata,
pendidikan, politik dan sebagainya.
Dengan adanya pandemi
Covid-19 ini, pembelajaran disetiap
tingkat pendidikan dilaksanakan menggunakan sistem jarak jauh untuk mencegah
penularan corona virus desease 2019 (covid-19).
Pembelajaran
menggunakan
sistem jarak jauh dapat
dilaksanakan dengan berbagai bentuk, ada yang menggunakan bentuk Dalam Jaringan/online
(Daring) misalnya menggunakan fasilitas group whatsapp, google classroom,
google form, telegram dan lain sebagainya da nada ada yang menggunakan bentuk
luar jaringan (luring) namun meperhatikan protocol kesehatan.
Selama
masa darurat Covid-19 kegiatan pebelajaran tidak bisa dilaksanakan secara
normal, siswa belajar dari rumah melalui sistem belajar jarak jauh (BJJ)
Implementasi
kurikulum darurat menuntut perubahan paradikma dalam perencanaan pembelajaran
(RPP), pelaksanaan dan penilain hasil belajar.
Dalam Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) perubahan paradigma tersebut juga berakibat pada
metode, materi, dan tujuan yang hendak dicapai dalam RPP
Berikut adalah contoh RPP,
Bahan Ajar dan Lembaran Kerja Peserta didik (LKPD) Pembelajaran Luar Jaringan (Luring) Kurikulum 2013 yang dapat dijadikan sebagai
contoh dan referensi dalam membuat RPP pembelajaran jarak jauh bentuk luar jaringan bagi Bapak/Ibu Guru di tingkat SMP.
Semoga dapat bermanfaat,,,
RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
MASA
PANDEMI COVID - 19
|
NAMA SEKOLAH
|
:
|
SMP NEGERI 3 ROTE TIMUR
|
KELAS / SEMESTER
|
:
|
VII / GANJIL
|
MATERI POKOK
|
:
|
PERMAINAN SEPAK BOLA
|
TAHUN PELAJARAN
|
:
|
2020 - 2021
|
ALOKASI WAKTU
|
:
|
KOMPETENSI
DASAR
|
INDIKATOR PENCAPAIAN
KOMPETENSI
|
3.1.
Memahami gerak spesifik dalam berbagai permainan
bola besar sederhana dan atau tradisional. *)
|
3.2. Mengidentifikasikan
berbagaigerak spesifik menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak
bola.
3.3. Menjelaskan
gerak spesifik menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak bola.
3.4. Menjelaskan
cara melakukan gerakan menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak
bola.
|
3.2.
Memahami gerak spesifik dalam berbagai permainan
bola besar sederhana dan atau tradisional. *)
|
3.5. Mempraktikan
gerak spesifik menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak bola.
3.6. Mempraktikan
cara melakukan gerakan menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak
bola.
|
A.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah
Mengikuti Proses Pembelajaran, Peserta didik diharapkan mampu:
|
|
Menyebutkan,
menjelaskan dan menganalisa gerak
spesifik permainan Sepak Bola dengan baik dan benar serta, Mencoba dan
menguasai ketrampilan gerak spesifik permainan Sepak Bola dengan baik dan
benar
|
|
B. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
|
|
Model Luring
|
|
1. Guru membagi siswa dalam kelompok belajar
kemudian menyerahkan daftar nama-nama kelompok kepada ketua kelas dan wakil
ketua kelas untuk diberitahukan kepada seluruh siswa.
2. Guru menyiapkan materi dan tugas (LKS) dalam
bentuk print out, kemudian ketua dari masing-masing kelompok memberikan
informasi terkait materi dan tugas yang diberikan kepada teman dalam satu kelompok.
3. Setiap ketua kelompok, membagi tugas kepada
anggota kelompoknya, kemudian hasil dari pekerjaan setiap anggota kelompok
didiskusikan bersama teman kelompok sebelum diserahkan kepada guru.
4.
Tugas yang sudah selesai dikerjakan diserahkan
kepada guru oleh perwakilan kelompok.
5.
Guru memeriksa hasil tugas kelompok, memberikan
nilai dan
|
|
C.
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan
|
|
1.
Guru
Menyampaikan salam dan Mengecek Kehadiran siswa melalui informasi dari Ketua
dan wakil Ketua Kelas/Kelompok.
2.
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran, apersepsi dan motivasi untuk selalu jaga
kesehatan dan tetap dirumah.
|
|
Kegiatan
Inti
|
|
1.
Guru bekerja sama dengan ketua, wakil ketua
kelas dan ketua kelompok untuk menyerahkan materi dan tugas (LKS) serta
lembar panduan untuk orang tua siswa agar mendampingi anak dalam belajar dan
panduan belajar mandiri untuk siswa, dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan.
2.
Guru meminta ketua, wakil ketua kelas dan ketua
kelompok untuk mengambil gambar atau dokumentasi saat penyerahan materi ajar
dan tugas (LKS) serta panduan belajar untuk siswa dan panduan orang tua
siswa.
3.
Guru meminta perwakilan kelompok untuk
menyerahkan hasil pekerjaan kelompok kepada ketua/ wakil ketua kelas dan
mengambil dokumentasi dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan.
4.
Guru memeriksa hasil tugas kelompok, memberikan
nilai dan pujian serta catatan hal-hal yang perlu diperbaiki.
|
|
Kegiatan
Penutup
|
|
1.
Guru meminta kepada setiap siswa (individu)
untuk membuat kesimpulan hasil pembelajaran pada materi Permainan Sepak Bola.
2.
Guru memberikan arahan untuk mempelajari materi
selanjutnya.
3.
Guru mengakhiri pembelajaran luring dengan
kembali memberikan motivasi dan pesan kepada siswa untuk selalu menjaga
kesehatan dan tetap dirumah.
|
|
D.
PENILAIAN PEMBELAJARAN
|
|
1.
Penilaian sikap dilakukan dengan cara mengamati
siswa yang aktif pada saat mengerjakan tugas dan diskusi untuk menumbuhkan
sikap disiplin, kerjasama, belajar ikhlas dan mandiri.
2.
Penilaian pengetahuan dan keterampilan dilakukan
pada saat siswa mengerjakan Tugas pada materi Permainan Sepak Bola dengan
berpedoman pada instrumen dan rubrik penilaian.
|
|
Mengetahui,
Kepala Sekolah
|
Fei, 2020
Guru Mata
Pelajaran
|
|
.............................................
NIP. ...................................
|
...............................................
NIP. ..................................
|
BAHAN AJAR
NAMA
SEKOLAH
|
:
|
SMP NEGERI 3 ROTE TIMUR
|
MATA
PELAJARAN
|
PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN
KESEHATAN
|
|
KELAS
/ SEMESTER
|
:
|
VII / GANJIL
|
MATERI
POKOK
|
:
|
PERMAINAN SEPAK BOLA
|
TAHUN
PELAJARAN
|
:
|
2020 - 2021
|
A. KOMPETENSI DAN INDIKATOR
PENCAPAIAN
KOMPETENSI DASAR
|
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
|
3.1. Memahami
gerak spesifik dalam berbagai permainan bola besar sederhana dan atau
tradisional. *)
|
3.1. Menyebutkan
berbagaigerak spesifik menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak
bola.
3.2. Menjelaskan
gerak spesifik menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak bola.
3.3. Menganalisa
cara melakukan gerakan menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak
bola.
|
3.2. Mempraktikan
gerak spesifik dalam berbagai permainan bola besar sederhana dan atau
tradisional
|
3.4. Mempraktikan
gerak spesifik menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak bola.
3.5. Mempraktikan
cara melakukan gerakan menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak
bola.
|
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui Proses
Pembelajaran mandiri dirumah, Peserta didik diharapkan mampu:
1. Menyebutkan berbagai gerak
spesifik menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak bola.
2. Menjelaskan gerak spesifik
menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak bola.
3. Menganalisa cara melakukan
gerakan menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak bola.
4. Mempraktikan gerak spesifik
menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak bola.
5. Mempraktikan cara melakukan
gerakan menendang, menahan dan menggiring bola permainan sepak bola
C.
MATERI PEMBELAJARAN.
1.
SEJARAH
SINGKAT PERMAINAN SEPAK BOLA
Menurut sejarahnya, olah raga ini telah dikenal di
Tiongkok sejak abad ke-2 dan ke-3 sebelum masehi, yaitu pada masa pemerintahan
Dinasti Han. Pada masa itu masyarakat Tiongkok menggunakan bola kulit dan menyepaknya
ke dalam jaring kecil.
Selain di Tiongkok, permainan sepak bola juga sudah
dikenal di berbagai negara lainnya, seperti Jepang, Yunani, dan Roma.
Masyarakat Jepang, Roma, dan Yunani di masa itu melakukan permainan ini untuk
bersenang-senang.
Sepak bola modern dimulai di Inggris dengan memberlakukan peraturan-peraturan dasar sehingga permainan ini semakin populer. Meskipun olah raga ini sempat dilarang karena dianggap mengandung kekerasan, sepak bola ternyata semakin dikenal masyarakat dunia.
Sepak bola modern dimulai di Inggris dengan memberlakukan peraturan-peraturan dasar sehingga permainan ini semakin populer. Meskipun olah raga ini sempat dilarang karena dianggap mengandung kekerasan, sepak bola ternyata semakin dikenal masyarakat dunia.
Hingga akhirnya pada tahun 1904, terbentuklah FIFA (Fédération Internationale de
Football Association). FIFA adalah badan pengendali internasional sepak bola
yang didirikan pada 21 Mei 1904 di
Paris, Perancis.
Sepak bola kemudian menjadi suatu olah raga yang dipertandingkan antar negara untuk memperebutkan Piala Dunia. Adapun pertandingan Piala Dunia pertamakali diselenggarakan pada tahun 1930 di Uruguay yang dimenangkan oleh Uruguay.
Sepak bola kemudian menjadi suatu olah raga yang dipertandingkan antar negara untuk memperebutkan Piala Dunia. Adapun pertandingan Piala Dunia pertamakali diselenggarakan pada tahun 1930 di Uruguay yang dimenangkan oleh Uruguay.
2.
TEKNIK
DASAR PERMAINAN SEPAK BOLA
Dalam melakukan olah raga ini, setiap pemain harus
mengerti dan bisa melakukan beberapa teknik dasar sepak bola. Mengacu pada
pengertian sepak bola di atas, berikut ini adalah beberapa teknik dasarnya:
a.
Teknik
Menendang Bola
Teknik menendang bola merupakan faktor yang paling
dominan dalam permainan sepak bola. Adapun beberapa teknik menendang bola
adalah sebagai berikut;
a) Menendang
bola dengan kaki bagian dalam.
Pelaksanaannya : Kaki kiri (tumpu) berada di samping bola, Kaki kanan (tendang)
diayunkan dari arah belakang, agak diputar ke luar, Perkenaan tepat di tengah
bola, di kaki bagian dalam, Posisi badan agak condong ke belakang, Pandangan ke arah bola.
b) Menendang
bola dengan kaki bagian punggung.
Pelaksanaannya : Kaki tumpu berada di samping bola, Kaki tendang diayun ke
belakang, ujung kaki mengarah ke tanah, Perkenaan bola di kaki bagian tengah
atas (kura-kura), Kaki tendang, setelah menendang dilanjutkan gerakan menjaga
keseimbangan.
c) Menendang
bola dengan kaki bagian luar.
Pelaksanaannya : Kaki tumpu di samping bola, Kaki tendang diayun dari belakang,
agak diputar ke dalam, Perkenaan bola di kaki bagian luar, Kaki tendang menjaga
keseimbangan.
d) Menendang bola dengan kaki bagian Ujung depan.
Pelaksanaannya : Kaki tumpu di samping bola, Kaki tendang diayun dari belakang
membentuk sudut 45°, Perkenaan bola berada di ujung kaki atas, Kaki tendang
menjaga keseimbangan.
b.
Teknik
Menghentikan Bola
Teknik menghentikan bola bertujuan untuk menahan
atau menghentikan laju bola. Berikut ini adalah beberapa cara untuk
menghentikan bola;
a) Menghentikan
bola dengan kaki bagian luar
Sikap awal : Salah satu kaki diputar ke samping kanan, Kaki membentuk sudut
45°, Kaki diputar ke dalam.
Gerakan : Pada saat perkenaan, bola segera ditahan, Gerakan kaki yang lain
menahan badan dengan ancang-ancang, Tangan dan badan menjaga keseimbangan.
b) Menghentikan
bola dengan kaki bagian dalam
Pelaksanaan : Salah
satu kaki diputar ke samping kiri, Kaki membentuk sudut 45°, Gerakan kaki
diputar keluar.
Gerakan : Pada
saat perkenaan, bola segera ditahan, Kaki yang lain menahan badan dengan
gerakan ancang-ancang, Tangan dan badan mengatur keseimbangan.
c) Menghentikan
bola dengan kaki bagian dada
Sikap awal : Sikap berdiri.Kedua kaki agak dibuka, Pandangan melihat ke arah
datangnya bola.
Gerakan : Pada saat perkenaan dengan bola, dada ditarik ke belakang
(condong), lalu secara perlahan didorong ke depan, Kedua kaki dibuka agak
lebar, membentuk ancang-ancang, Kedua tangan di samping badan menjaga
keseimbangan.
d) Menghentikan
bola dengan kaki bagian telapak
Sikap awal: Salah satu kaki diputar ke atas,
Kaki membentuk sudut 45°, Telapak kaki diputar ke atas.
Gerakan : Pada saat perkenaan, bola segera ditahan, Gerakan kaki yang lain
menahan dengan ancang-ancang, Kedua tangan dan badan menjaga keseimbangan.
e) Menghentikan
bola dengan kaki bagian paha
Sikap awal : Berdiri dengan kedua kaki agak dibuka, Pandangan ke arah datangnya
bola
Gerakan : Pada saat perkenaan dengan bola, paha diangkat ke atas, Paha
ditarik agak ke samping kanan. Kedua tangan dan badan menjaga keseimbangan, Kedua
kaki kembali ke sikap awal.
f)
Menghentikan bola dengan dada atau perut
Sikap awal : Berdiri dengan kedua kaki agak dibuka, Memerhatikan arah bola
yang datang.
Gerakan : Pada saat perkenaan dengan bola, perut agak dicondongkan ke
dalam, Kedua kaki segera ditekuk. Kedua tangan dan pandangan mengikuti gerakan
badan.
g) Menghentikan
bola dengan kepala
Sikap awal : Berdiri dengan kaki agak dibuka. Pandangan melihat ke arah
datangnya bola.
Gerakan : Pada saat perkenaan dengan bola, kepala agak ditarik ke
belakang, Bola tepat kena di atas bagian depan kepala (jidat).
c.
Teknik
Menggiring Bola
Menggiring bola adalah upaya mendorong atau membawa
bola ke arah tertentu sambil berlari sehingga bola bergulir di tanah dan tetap
dikuasai oleh pemain. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menggiring bola
adalah;
Menggiring bola dengan kaki bagian dalam
Menggiring bola dengan kaki bagian dalam
Menggiring bola dengan kaki bagian luar
Menggiring bola dengan punggung kaki
d.
Teknik
Menyundul Bola
Teknik menyundul bola adalah gerakan mendorong bola
dengan memakai kepala yang dilakukan ketika bola sedang melayang di udara.
Tujuannya adalah untuk mendonrong bola ke arah yang diinginkanpemain.
Pelaksanaannya : Sikap kepala siap menyundul. Perkenaan bola di dahi (jidat), Bola
terarah/terkendali.
e.
Melempar
Bola ke Dalam (Throw In)
Melempar bola ke dalam (throw
in) biasanya terjadi apabila bola keluar dari garis permainan, jika di
garis gawang maka disebut bola gawang, jika di garis samping lapangan disebut
bola keluar (out ball).
Pelaksanaan
lemparan ke dalam : Bola
dipegang dengan dua tangan di atas kepala. Kedua kaki lurus berdiri tegap.
3.
SUMBER BELAJAR
a.
Buku Pegangan Guru Pendidikan Jasmani
Olahraga dan Kesehatan Kelas VII Kurikulum 2013
b. Buku Pegangan Siswa Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan
Kelas VII Kurikulum 2013
|
BERSAMA, KITA
CEGAH
PENYEBARAN
COVID-19
|
LAWAN
CORONA DENGAN #DIRUMAH SAJA
JAGA
JARAK, JAGA KESEHATAN DAN TETAP SEMANGAT BELAJAR
|
KITA
SEMUA BERJUANG BERSAMA-SAMA !!!
|

kb mau download RPP ma mnta akses nh
BalasHapus